The World’s Greatest Wingman

dr. John H. Watson, ladies and gentlemen…

Sebenarnya mas Jude Law ini lebih cocok untuk memerankan SH. Tapi apa lacur, Iron Man-lah yang jadi tokoh utama. Bukan kenapa-kenapa, saya kok agaknya kurang rela melihat interpretasi Sherlock-nya Om Robert. Tapi apa lacur lagi, suara saya toh tidak akan terdengar sampai ke Holywood. Kalaupun iya, filmnya juga sudah dimulai lama. Yada, yada, yada

Kalau begini jadinya, tetap saja pakde Jeremy Brett-lah yang paling oke dalam memerankan Holmes. Tapi (lagi) toh filmnya sudah dibuat sama orang-orang baik di holywood sana. Sayang kalau dilewatkan. Oleh karena itu, bagi anda-anda ekstrimis-inlander-vandalis-intelektual-apapun sekalian yang juga merupakan sherlockian, silakan ditengok situs filmnya, hitung-hitung sebagai pemanasan sebelum rilis resmi.

dan saya tetap berpikir kalau seharusnya mas Jude Law yang jadi SH :mrgreen:

Tertawa itu Penting

When the new patient was settled comfortably on the couch, the therapist began his therapy session, “I’m not aware of your problem,” the therapist said. “So perhaps, you should start at the very beginning.”

“Of course.” replied the patient. “In the beginning, I created the Heavens and the Earth…”

Yang namanya lelucon itu seringkali dianggap sepele. Akan tetapi, sebuah lelucon sederhana seperti yang sudah Anda baca di atas dapat mencegah sebagian orang dari kemungkinan menderita gangguan kejiwaan. Humor dapat mencerahkan kondisi kejiwaan seseorang, apalagi ketika jiwa yang bersangkutan sedang dirundung masalah sehingga mengalami depresi. Akan tetapi, lelucon yang diberikan jangan berlebihan. Cukup sekedarnya saja, agar masalah yang dipikirkan dapat teralihkan sehingga memberi kesempatan pada otak untuk beristirahat sejenak.

silakan lanjut kalau mau >>>

Tentang Mengurus Negara

Akui saja, beberapa negara -tidak mengecualikan negara kita tercinta ini- belumlah berada dalam kemakmuran dan kesejahteraan, betul?

Dari pernyataan di atas, setidaknya ada beberapa alasan yang bisa mendasari mandeknya perjalanan negara yang bersangkutan menuju kemakmuran. Salah satunya soal para pemimpin negara yang bersangkutan. Bukan apa-apa, menurut sebagian orang, nampaknya mereka-mereka yang diberi kesempatan untuk memimpin negara ini -dan juga beberapa negara lain yang senasib dengan kita- dianggap kurang cakap, atau kurang tahu bagaimana memimpin dan mengatur sebuah negara. Alhasil, seperti yang Anda-anda semua ketahui dengan baik, negaranya berantakan.

Lantas, memangnya siapa yang benar-benar mengerti bagaimana cara memimpin dan mengatur negara? Kalau sebut nama, sih, susah. Selain jarang (malah mungkin hampir tidak ada), takutnya saya akan dianggap kampanye terselubung.

Lucunya, ada pendapat yang menyatakan bahwasanya mereka yang tahu cara mengurus negara itu terlalu sibuk untuk menyupir taksi dan mencukur rambut. Dengan kata lain, para supir taksi dan kapster-kapster salon itu merupakan orang-orang yang tahu bagaimana caranya mengatur sebuah negara, betul? Alasannya pun cukup sederhana, selagi melakukan tugas dan berinteraksi dengan pelanggan, mereka selalu mengutarakan pandangannya tentang situasi dan kondisi politik negara, bahkan tidak jarang mengemukakan saran-saran yang (mungkin) solutif.

orang ini mungkin lebih ahli daripada presiden. Tidak hanya dalam memotong rambut, tapi mungkin juga dalam mengurus negara

orang ini mungkin lebih ahli daripada presiden. Tidak hanya dalam memotong rambut, tapi mungkin juga dalam mengurus negara

silakan dilanjutkan >>>

Halaman Berikutnya »


the name of the blog

Too much description will make this page useless. So, I would like to say thanks to all of you-visitor(s) for dropping by here. Just relax and take your time.

anno domini

Juli 2009
S S R K J S M
« Jun    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

the hidayah center

Sesat? Tenang. Jangan lari. Gunakan fasilitas ini

Pennant

DdO Banner

dipilih

level

  • 1,752 óra

arsip nasional