Tertawa itu Penting

When the new patient was settled comfortably on the couch, the therapist began his therapy session, “I’m not aware of your problem,” the therapist said. “So perhaps, you should start at the very beginning.”

“Of course.” replied the patient. “In the beginning, I created the Heavens and the Earth…”

Yang namanya lelucon itu seringkali dianggap sepele. Akan tetapi, sebuah lelucon sederhana seperti yang sudah Anda baca di atas dapat mencegah sebagian orang dari kemungkinan menderita gangguan kejiwaan. Humor dapat mencerahkan kondisi kejiwaan seseorang, apalagi ketika jiwa yang bersangkutan sedang dirundung masalah sehingga mengalami depresi. Akan tetapi, lelucon yang diberikan jangan berlebihan. Cukup sekedarnya saja, agar masalah yang dipikirkan dapat teralihkan sehingga memberi kesempatan pada otak untuk beristirahat sejenak.

Dari pandangan saya pribadi, masyarakat zaman sekarang perlu diberi asupan lelucon yang cukup. Sebagian orang mungkin bekerja terlalu keras, atau -yang lebih parah lagi- berpikir terlalu keras, sehingga lupa caranya tertawa. Sementara sebagian yang lain mungkin tertawa terlalu keras, sehingga melupakan sopan santun dan norma yang dianut masyarakatnya. Dari pemaparan ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa yang namanya terlalu itu tidak baik. Setidaknya kita harus selalu berusaha menyeimbangkan antara berpikir, bekerja, dan tertawa. Saya sendiri paham bahwasanya keadaan seimbang antara ketiga aspek itu adalah omong kosong, karenanya selalu ada yang mendapatkan proporsi yang lebih banyak dari yang lain. Akan tetapi, proporsi tersebut hendaknya tidak jauh-jauh dari titik seimbang.

Agar kita tidak dianggap sebagai penyimpangan, bukankah begitu?

"ha ha ha, I didn't even remember that therapy session!!!"

7 Tanggapan ke “Tertawa itu Penting”


  1. 1 pemikirulung Juli 2, 2009 pukul 10:32 am

    tapi zul..aku ngerasa–setelah membaca blog dan chat– kayanya dirimu jarang—atau bahkan ga pernah–ketawa deh..

  2. 3 pemikirulung Juli 2, 2009 pukul 2:19 pm

    yaya..begitulah
    dan aku..terlalu mengumbar diri di internet ya?
    *merasa tersindir*

  3. 4 Zulfan Juli 2, 2009 pukul 2:24 pm

    ah, kenapa berpikir seperti itu?

  4. 6 pemikirulung Juli 2, 2009 pukul 2:31 pm

    ya begitu saja, kayanya setelah aku baca blog itu lagi hari ini..(apa dari dulu juga udah mikir gitu ya?)


Tinggalkan Balasan




Too much description will make this page useless. So, I would like to say thanks to all of you-visitor(s) for dropping by here. Just relax and take your time.



Add to Technorati Favorites

Status

Hiatus. Entah sampai kapan

anno domini

Mei 2009
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

the hidayah center

Sesat? Tenang. Jangan lari. Gunakan fasilitas ini

Pennant


OnePlusYou Quizzes and Widgets

dipilih

level

  • 3,305 óra

arsip nasional