Jadi ceritanya beberapa hari yang lalu saya baru nonton di bioskop. Yang ditonton itu sendiri ya film yang sudah saya tunggu selama setahun belakangan. Film yang previewnya saya abadikan di entri tersendiri, yang kebetulan rilisnya di waktu yang sama setahun yang lalu… Yaitu film ini:
Sherlock Holmes: A Game of Shadows.
Nah, tadinya saya mau nulis review panjang lebar yang isinya kebanyakan protes terhadap adaptasi dan interpretasi Guy Ritchie terhadap film ini. Tapi enggak jadilah, rasanya kok buang-buang waktu, tenaga dan bandwidth. Lagipula di entri saya satu setengah tahun yang lalu itu sudah dinyatakan protesnya. Yah, yah…
Kalau begitu, mari bahas tentang SH dari sisi lain. Saya sih lebih senang untuk membicarakan perbandingan dari segala bentuk adaptasi film SH yang sudah saya tonton. Untuk itu, mari kita persempit dari sekian banyak seri menjadi 3 saja:
- Sherlock Holmes buatan Guy Ritchie,
- The Adventures of Sherlock Holmes dari Granada, dan
- Sherlock, BBC Series tahun 2011.
… dan kita bandingkan satu-persatu dari berbagai 2 kategori, yaitu SH dan JM. penomoran disesuaikan dengan daftar di atas… Maksudnya? Hang in there, dear reader. Let’s get it on.
.
.
.
Sherlock Holmes
Hey yo!
- Bohemian, selfish, humoris. Dari segi deskripsi fisik, RD kurang menunjang untuk jadi SH.
- Bohemian, selfish, cynical. Dari segi fisik, sempurna.
- Bohemian, selfish, cynical. Dari segi fisik, sempurna.
Kesimpulan: no. 1 got the last position in depicting SH. Terlalu komedi.
.
James Moriarty

you got a B+? ONLY B+?
- Kalem, sangat berbahaya, deskripsi fisik kurang menunjang.
- Kalem, sangat berbahaya, deskripsi fisik sempurna.
- Kalem, sangat berbahaya, deskripsi fisik sangat jauh.
Kesimpulan: tiga-tiganya oke. Tapi saya paling merinding pas nonton Moriarty versi 3.
* * *
Miscellaneous
Lantas kenapa harus dua orang ini saja yang dibahas? Alasannya sederhana, soalnya inti dari seluruh saga SH kan merujuk ke pertempuran dua orang ini. Diamond cut diamond, kalau mau diistilahkan seperti itu. Pertempuran maha dahsyat antara dua orang dengan kemampuan otak yang sungguh luar biasa. Pertemuan pertama Holmes dan Moriarty (secara resmi) juga menjadi salah satu adegan yang paling menegangkan sepanjang saga SH, baik di novel maupun filmnya… Kecuali, mungkin, film versi Guy Ritchie ini, tense-nya rada kurang.
Oh well, sekedar perbandingan, ini pertemuan pertama (secara resmi) SH dan JM dalam seri #2:
notice the little red pocket notes?
.
Dan ini pertemuan pertama SH – JM (secara resmi) dalam seri #3:
Yah, yah… Saya malas naruh footage gambar atau video dari Game of Shadows, murni dengan alasan sebagian besar dari Anda, para pembaca yang terhormat, setidaknya sudah nonton di bioskop. Beda halnya dengan 2 TV series yang lain, mungkin hanya beberapa orang fan SH saja yang tahu.
Nah, sebenarnya masih banyak yang ingin saya bahas *pencitraan*, tapi berhubung saya malas lanjut jadi ya diakhiri sampai di sini saja yak. Terima kasih telah sudi membaca. Cheerio.
.
.
.
.
.
Oh, omong-omong, ini bukan pertama kalinya saya bikin entri tentang Sherlock Holmes. Berikut ada beberapa tautan di blog ini yang isinya masih sebelas-dua belas dengan entri ini. Dan ada beberapa juga yang hanya numpang catut namanya SH
. Silakan ditengok kalau berkenan:
.
… then again, cheerio…!





Ampunin lah jul. Om Ritchie pengen ngasih komedi =p
hem … Izin baca-baca.
salam bloger
@ dekari
yah abis gimana lagi
@ odisumantri
yoo silakan. salam blogger juga